14/08/2022

AsiaNationNews.com

Honesty – integrity – Trust

Warga Sokong Dihebohkan Seorang Wanita Gantung Diri Karena Terlikit Hutang

02 Desember 2021

 

Laporan / Foto  : Dana

Editor : Ivan

 

Warga Sokong Dihebohkan Seorang Wanita Gantung Diri Karena Terlikit Hutang

Lombok Utara (ANN) | Seorang wanita di temukan tewas tergantung di pantai Demung dusun prawira,desa sokong,kecamatan Tanjung kabupaten Lombok Utara Rabu 1 Desember 2021.

Dari hasil identifikasi Tim Inafis Satuan Reskrim Polres Lombok Utara yang sudah diturunkan, memaparkan, korban berinisial (SI), seorang ibu rumah tangga,umur (45) tahun, asal Nyiuh Bubut, Dusun Sempak, Desa Tegal Maja, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap tubuh korban, wanita yang memiliki tinggi 155 cm tersebut, ditemukan bekas jeratan tali di bagian leher dan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, “Ungkap Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, IPTU I Made Sukadana, S.H., M.H.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim Polres Lotara menyampaikan, Wanita malang itu ditemukan dalam posisi tergantung dengan seutas tali nilon berwarna hijau sepanjang 2 meter pada sebuah pohon ketapang di tepi pantai oleh seorang nelayan yang hendak menjaring ikan, pada pukul 07.30 wita.

“Saya melihat di pinggir pantai, ada sandal dan sebuah handphone tergeletak, dan saat saya melihat ke arah pantai, korban sudah bergantung dan sudah tidak bernyawa,”Ujar saksi.

Made Sukadana membenarkan, hasil pemeriksaan korban dan barang bukti yang ditemukan di TKP, bahwa korban melakukan bunuh diri dengan cara menggantung dirinya dengan menggunakan tali yang diikat di pohon ketapang.

“Dari hasil visum, korban murni gantung diri,”Jelas I Made Sukadana.

Demikian pula warga di sekitar pantai, pernah melihat korban mengambil jerami di sawah pinggir Pantai Demung.

“Menurut keterangan keluarga, korban stress karena terlilit hutang, “Kata Kasat Reskrim saat dikonfirmasi oleh media

Sementara itu, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah,”Tutupnya
(Dana)