Rasionalisasi Hujan Panas Bukan Sebuah Mitos

10 April 2021

 

Artikel Editorial

” Rasionalisasi Hujan Panas Bukan Sebuah Mitos “

Oleh : Rizal Fauzi, S.Kep M.Kes.

 

AsiaNationNews (ANN) – IDI, Aceh Timur.

Suatu hari saat cuaca sedang begitu panas, menyengat seakan membakar kulit, begitu yang bisa saja terjadi bila terpapar dalam waktu lama dan tidak mengunakan pelindung.

Tiba – tiba suasana berubah menjadi dingin dan basah setelah hujan turun secara tiba – tiba tanpa didahului pertanda seperti mendung, gemuruh, dan sebagainya.

Hal seperti itu sangat jarang terjadi, sehingga tiap orang berbeda argumentasi dalam menyikapi fenomena alam yang langka terjadi.

Di musim kering dengan cuaca sangat terang dan panas tiba – tiba hujan, apa tidak menimbulkan bermacam asumsi seperti hujan adalah sebuah pertanda, atau ada pula yang mengaitkannya dengan penyakit atau wabah, ada yang meninggal dengan mata terbuka, ada yang beranggapan isyarat ada tokoh telah meninggal, serta ada pula yang mengaitkannya dengan kegiatan mistik.

Benarkah bermain hujan panas (setelah kemarau) mendapatkan penyakit.??

Namun sangat sedikit yang berfikir teoritis, bahwa kejadian tersebut terjadi sebagai akibat dari keadaan lain yang bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

Terlepas dari bermacam asumsi awam terhadap fenomena alam, seperti yang sudah kita sampaikan diatas, maka saya mengajak anda untuk berfikir secara ilmiah dan rasional, khususnya dalam menyikapi kejadian hujan disaat panas.

Karena hujan tersebut terjadi pada saat panas, maka disebut hujan panas atau hujan zenithal. Zenithal itu sendiri dalam bahasa Inggris mengartikan puncak, batas akhir dari sebuah ketinggian, batas akhir dari sebuah pencapaian.

Hujan panas bisa terjadi, karena didasari oleh berbagai penyebab seperti;

– Tertiup Angin kencang.

Bayangkan langit diatas rumah kita itu cerah, tapi dilangit sebelah timur lokasi rumah kita terlihat mendung. Lalu angin bertiup kencang dari timur kearah rumah dan hujan turun diatas rumah kita, padahal matahari bersinar terang. Hujan tersebut bisa ada bukan karena awan mendung diatas rumah, melainkan tertiup oleh angin dari area yang sedang hujan tersebut.

– Awan Tinggi yang menghilang.

Hujan panas juga bisa muncul dari awan yang letaknya sangat tinggi di langit. Pada prinsipnya, semakin keatas udara semakin kencang. Maka saat awan yang tinggi tersebut menurunkan hujan,kadang awan itu akan menghilang tertiup angin sebelum hujannya itu mencapai tanah.

– Udara yang Panas.

Saat matahari bersinar terik, kita akan merasa panas. Suhu panas inilah yang membuat air menjadi lebih cepat dan lebih banyak menguap. Dengan dibantu oleh angin, uap air ini didorong keatas sehingga terbentuk awan yang bisa menurunkan hujan.

Nah masyarakat awam pada umumnya kadang selalu mengaitkan suatu peristiwa Alam dengan mitos, termasuk hujan panas ini.
Semua peristiwa alam pastilah memiliki penjelasan secara ilmiah.
Semoga bermanfaat. (Redaksi)

admin

Next Post

Bupati Aceh Timur Membesuk Warga (Korban) Gas Beracun Di RSUD dr. Zubir Mahmud

Sab Apr 10 , 2021
10 April 2021   Laporan : Ozie   Bupati Aceh Timur Membesuk Warga (Korban) Gas Beracun Di RSUD dr. Zubir Mahmud IDI (AsiaNationNews) – Bapak Bupati Aceh Timur H. Hasballah M.Taib SH, membesuk warganya yang masih dirawat di RSUD dr. Zubir Mahmud akibat keracunan gas di kecamatan Banda Alam. Sampai […]

Breaking News

Contains all features of free version and many new additional features.

Kategori