Asosiasi Pengrajin Pedagang UMKM Indonesia (APPUI) Dibentuk Sebagai Pelopor Ekonomi Rakyat. Muliati : Kita bekerja Untuk Rakyat

28 Mei 2021

 

Laporan/ Tulisan : PO

Photographer : Akber

 

Asosiasi Pengrajin Pedagang UMKM Indonesia (APPUI) Dibentuk Sebagai Pelopor Ekonomi Rakyat. Muliati : Kita bekerja Untuk Rakyat.

 

KOTA LANGSA (ANN) – Akhir tahun 2019 dunia digoncang oleh penemuan jenis Virus bernama Novel Corona Virus yang kemudian dikenal dengan Corona Virus Desease sementara angka 19 yang teriring diakhir nama virus itu adalah tahun dimana virus tersebut ditemukan, tepatnya dikota Wuhan China. Efek dari wabah virus itu begitu ketara sehingga melumpuhkan negara seantero dunia dikarenakan bias dari Pandemi Covid 19 tersebut yang hingga saat ini dunia masih bergelut dengan wabah virus tersebut dan Indonesia juga tidak lepas dari wabah yang dikenal sebagai Corona Virus Desease (Covid) yang ditemukan pada akhir tahun 2019 itu belum ada tanda kapan pandemi ini akan berakhir.

Bangkit dari keterpurukan itu tepatnya bulan Maret 2021 para aktivis sosial yang terdiri dari beberapa latar belakang diantaranya Pelaku Usaha (Pebisnis), Penggiat Media, Tokoh Masyarakat dll, bergabung dan berganding bahu melahirkan satu wadah pelopor kebangkitan Ekonomi Rakyat khususnya usaha Mikro, Kecil dan Menengah dengan nama Asosiasi Pengusaha Pengrajin UMKM Indonesia (APPUI).

Sebagai perampungan (finishing) pada persiapan pelaksanaan pelancaran (launching) APPUI yang tidak lama lagi akan dilancarkan ketua sekaligus pendiri APPUI Muliati S.Kom telah melakukan rapat antar pendiri dan pengurus pada 27/05/2021 sebagai pemantapan kepengurusan pada lembaga Asosiasi usaha rakyat kecil menengah tersebut.

Rapat internal pemantapan antar pendiri dan pengurus itu telah menghasilkan beberapa point, diantaranya :

– Menjadikan kepala daerah (walikota) sebagai pelindung serta mengikuti arahannya dalam pengembangan dan peningkatan ekonomi rakyat siapapun kepala daerahnya (walikota) yang dipilih rakyat secara sah.

– Menjalin kerjasama dengan Dinas dinas terkait khususnya Dinas Koperindag sebagai Pembina dan pembimbing dalam mensukseskan program progaram ekonomi rakyat.

– Menugaskan kepada semua pengurus yang mengetuai bidangnya masing masing untuk benar benar berjalan efektiv pada poros tupoksi masing masing secara profesional dan proporsional.

– Memutuskan bahwa dalam setiap urusan Asosiasi semua pengurus dihimbau untuk mengutamakan kepentingan Asosiasi berbanding kepentingan peribadi dan segala sesuatu permasalahan internal dapat diselesaikan secara musyawarah.

Dalam rapat tersebut Ketua APPUI Muliati S.Kom juga mengatakan bahwa hanya individu yang berjiwa besar sentiasa mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan peribadi terlebih Asosiasi ini adalah satu wadah yang bersifat nonprofit melaikan hanya mengatur para pelaku ekonomi kerakyatan seperti kerajinan tangan, industri rumahtangga dan para pengusaha kecil menegah lainnya yang ada di Kota Langsa khususnya dan beberapa kabupaten atau kota yang ada di Aceh pada umumnya.

Ketua APPUI Muliati S.Kom juga menambahkan ucapan nya ” Kita tidak bisa menerawang setiap firasat yang terselubung dalam hati setiap orang namun kita bisa mengamati dan merasakan kebersamaan mereka dalam setiap kinerja dipresentasikan secara langsung tanpa memikirkan segala sesuatu dengan orientasi keuntungan peribadi (Person Money Oriented)” pungkas nya.

Turut hadir pada rapat tersebut diantaranya adalah; Muliati S.Kom (Ketua APPUI), Amzari (Ketua Pemasaran), Iskandar SE (PJ. Sekretaris) Faridah (Bendahara) Nurma (waka sekretaris) Nurma (waka bendahara) Syahrul Akbar (Kabid. Dokumentasi dan Informatika) dan Hendra (Kabid. Pengembangan) serta lain nya yang tidak dapat dihimpun nama dan bidang oleh redaksi media ini. (PO)

 

admin

Next Post

Kekeringan Tidak Membuat Petani Tembakau Putus Asa, dimana Pemerintah???

Jum Mei 28 , 2021
28 April 2021    Laporan : 002AY   Kekeringan Tidak Membuat Petani Tembakau Putus Asa, dimana Pemerintah??? Lombok Tengah (ANN)– Petani tembakau di Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah pantang menyerah dan tak kehabisan akal agar tetap bisa menanam tembakau di lahan pertanian mereka. Lahan pertanian yang keras akibat […]

Breaking News

Contains all features of free version and many new additional features.

Kategori